Tampilkan postingan dengan label Vermoorder's Article. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Vermoorder's Article. Tampilkan semua postingan

Selasa, 03 April 2012

Menciptakan Keberuntungan

Banyak yang masih menganggap bahwa keberuntungan hanya dimiliki oleh mereka yang dipilih maupun diberikan "kekhususan" oleh Tuhan. Orang yang beruntung dalam hidupnya, selalu dianggap orang-orang pilihan. Anggapan bahwa menjadi Beruntung lebih baik dibandingkan menjadi orang Pintar masih sering terlontar dari mereka yang biasanya malas untuk belajar dan berusaha. Namun, bagaimana jika Anda Bisa menjadi keduanya ? Ya, Pintar dan Beruntung !

Anggapan bahwa keberuntungan hanya dimiliki oleh orang-orang pilihan Tuhan tidak selamanya benar. Tahukah Anda, bahwa sebenarnya Keberuntungan dapat dicipatakan dalam diri setiap individu ? Mungkin terdengar janggal, namun begitulah faktanya ! Keberuntungan yang sebenarnya tercipta dari sebuah Keinginan yang Kuat.

Menciptakan Keberuntungan dalam diri dapat Anda ciptakan seperti halnya saat Anda berdoa. Aktivitas berdoa sama halnya dengan memberikan sugesti pada diri. Sugesti merupakan pendapat tak berkritik, yang mana rasio, logika, dan penalaran sudah tidak dapat mempengaruhi hal tersebut. Dalam menciptakan keberuntungan, Anda dapat memulainya dengan cara yang sama tersebut.
Ketika Anda menginginkan diri Anda menjadi pribadi yang Beruntung, maka hal pertama yang harus Anda lakukan adalah Sugestikan dan Yakinkan diri Anda bahwa Anda adalah Pribadi yang Beruntung. Tanamkan dan kuatkan sugesti tersebut dalam pikiran dan diri Anda. Kemudian, dalam setiap hal yang Anda lalui, misalnya : Anda mendapat saat untuk pulang kerja lebih awal, saat Anda tanpa sengaja mendapat uang di jalan, dan kejadian sejenisnya, jangan pernah menganggap atau berfikir bahwa itu adalah Kebetulan belaka, namun anggaplah bahwa diri Anda adalah pribadi yang Beruntung. Hal tersebut akan memperkuat sugesti yang telah Anda tanamkan bahwa Keberuntungan adalah Milik Anda atau Anda adalah seorang yang Beruntung.

Mulai saat ini, ubahlah anggapan Anda tentang "Kebetulan" pada setiap hal yang tidak Anda duga dan pikirkan sebelumnya. Anggaplah bahwa hal tersebut dikarenakan jika Anda adalah pribadi yang Beruntung dan Keberuntungan akan menghampiri Anda setiap saat.


-Nanda Vermoorder-

Sabtu, 03 Maret 2012

Apa itu Personal Brand ?

Tahun lalu saya pernah menanyakan kepada beberapa rekan dan kolega saya mengenai personal brand yang dimilikinya. Kebanyakan dari mereka masih tidak mengerti tentang apa yang dimaksud dengan personal brand tersebut. Bahkan beberapa dari mereka sangat acuh dengan pertanyaan yang saya ajukan tersebut. Saya juga pernah menanyakan hal yang sama dengan rekan yang berprofesi sama dengan saya, dan jawaban yang sama pun saya terima, "Apa itu personal brand ?" Sebuah jawaban yang cukup ironi, mengingat tentang arti dan manfaat yang bisa didapatkan dari penciptaan hal tersebut pada diri setiap individu.

Personal Brand merupakan gabungan dari dua kata, yaitu : personal yang berarti diri, pribadi, sedangkan brand berarti merek. Dalam hal ini,  personal brand dapat diartikan sebagai suatu alat untuk membentuk pandangan orang lain kepada diri anda. Dalam buku The Branding Called You oleh Peter Montoya (2009), bila personal branding digunakan dengan benar, dengan Kreativitas, Perencanaan, dan Konsistensi maka dapat dipastikan anda akan memiliki suatu merek pribadi yang dapat membantu anda melakukan tiga hal :

1. Membangun nama dan memberikan gambaran tentang kepribadian anda, karakter anda pada orang lain, dimana dari kedua hal tersebut akan memberikan gambaran yang memang dibutuhkan dari diri anda pribadi.

2. Memberikan ketertarikan dan penjelasan yang lebih jelas dan dapat memberi keuntungan bagi klien.

3. Membantu mempertahankan klien anda, bahkan saat bisnis sedang berjalan lambat bagi orang lain.

Anda tidak akan bisa bersaing dalam kompetisi yang ada dan berharap klien mengetuk pintu dan membayar anda. Perlu kelebihan yang lebih menonjol dalam persaingan. Fokuslah pada "siapakah diri anda ?" dan biarkan klien anda melihat dan menilai anda. Itulah bagaimana personal brand memberikan keuntungan bagi anda di mata klien.

Banyak sekali bidang profesional, seperti : dokter, arsitek, marketif, manager, entertainer, akuntan, motivator, sales, dan lain-lain dari setiap bidang akan memiliki tenaga profesional dan semua itu akan menjadi pesaing anda dalam perebutan kepercayaan dan penilaian klien terhadap diri anda. Jika anda menguasai suatu bidang keahlian, maka anda memerlukan personal brand untuk membuatnya lebih kuat dibandingkan dengan pesaing anda.

You are Your Business. Klien tidak melihat anda karena bisnis apa dan sebagus apa kantor anda, tetapi karena sesuatu yang lebih menarik mereka dan membuat mereka percaya pada kemampuan dan keahlian anda, kemudian mereka untuk memilih "bekerja" dengan anda. Permasalahannya adalah dikarenakan personal branding merupakan siapa diri anda, dan anda adalah bisnis anda sendiri, maka semua tergantung bagaimana anda mengelola dan menghabiskan banyak waktu untuk membangunnya.